Gundala (2019)

Gundala (2019)

Kualitas: Tahun: Durasi: 119 MenitDilihat: 179 views
53 voting, rata-rata 5,2 dari 10

Kolaborasi Joko Anwar dengan Screenplay Pictures membawa film Gundala hadir ke bioskop-bioskop Tanah Air. Ekspektasi yang besar sebagai bagian pertama pembuka Jagat Sinema Bumilangit sepertinya membuat Gundala terbebani. Namun untuk sebuah origin story yang diadaptasi dari komik, film ini terkesan menjanjikan lewat cerita yang padat dan jelas.

Cerita ini dimulai dari ayah Sancaka (Rio Dewanto), seorang aktivis yang meninggal dunia dan ibunya meninggalkannya sendiri, Sancaka kecil akhirnya pergi dari rumah. Bertemu dengan Awang (Fariz Fajar) yang akhirnya mengajarinya bela diri, perpisahan keduanya meninggalkan pesan mendalam: jangan pernah percaya dengan orang lain dan jangan campuri urusan orang lain.

review film gundala indonesia
via Screenplay Films

Kata-kata tersebut seakan meresap dalam kehidupan Sancaka dewasa (Abimana Aryasatya) yang akhirnya menjadi petugas keamanan di sebuah perusahaan percetakan koran. Ketika berkelahi dengan preman pasar yang pernah mengganggu tetangganya, Sancaka terluka dan dibuang dari atas gedung. Tiba-tiba, petir menyambar dan sejak saat itu, Sancaka memiliki kekuatan super yang berasal dari petir.

Bejibunnya karakter film Gundala

Sebagai yang pertama dari beberapa film superhero Bumilangit yang akan tayang nantinya, Gundala menjadi batu pijakan untuk memperkenalkan semesta film BumiLangit. Maka dari itu, perkenalan karakter menjadi bagian yang paling penting untuk film ini. Bisa dibilang, Sancaka mendapatkan alur cerita yang cukup jelas untuk dikembangkan nantinya.

kostum superhero Indonesia
via Screenplay Films

Kisah awal tentang perkembangan karakter Sancaka, dari mulai kecil hingga tumbuh dewasa dijabarkan dengan lengkap. Penonton pun diajak mendalami pertentangan batin yang dialami sang pemeran utama sebelum mengukuhkan dirinya sebagai sosok “harapan Negeri ini.” Walaupun masih ada beberapa pertanyaan yang meliputi sosok Gundala, pertanyaan tersebut bisa dipastikan akan terjawab di film selanjutnya.

Salah satu kekurangan yang sering dialami oleh film aksi: lemahnya babak ketiga yang setup-nya sudah susah payah dibangun dari awal. Beberapa karakter seringkali tidak mendapatkan waktu tampil yang cukup. Apakah untuk memangkas waktu penayangan? Beberapa karakter penjahat yang terlihat kuat akhirnya dihabisi dengan mudah seolah-olah untuk sekadar menunjukan “kekuatan super” yang dimiliki Gundala, .

Ketika para penjahat bergabung dan menggunakan seluruh tenaganya, sepertinya akan menjadi pertempuran yang epik di akhir. Sangat disayangkan nama besar yang turut andil sebagai ‘bad guy’ dalam film ini hanya tampil sebentar saja. Mulai dari Hannah Al Rasyid, Cornelio Sunny, model internasional Kelly Tandiono, hingga Cecep Arif Rahman kurang menggigit di akhir cerita.

pemeran film Gundala
via Screenplay Films

Tapi sekedar informasi, ada beberapa cameo dari karakter spesial yang akan menyambangi Gundala sebagai bagian dari Jagat Sinema Bumilangit. Layaknya Iron Man (2008) yang menjadi pembuka Marvel dan semesta sinematiknya, ada superhero lain yang akan menghubungkan film Gundala dengan karakter lainnya. Siapa dia? Tonton saja, ya.

Jagoan yang membumi

Seperti yang pernah dijelaskan oleh Joko Anwar sendiri, Gundala bukanlah film superhero layaknya semesta Marvel atau DC. Dia menyebutnya film jagoan, yang mengindikasikan bagaimana film ini membawa berbagai tema yang dekat dengan masyarakat Indonesia. Ada banyak kritik dan ironi menarik yang bisa disaksikan.

ulasan film Gundala
via Screenplay Films

Kritik tentang pemerintahan yang sudah diatur oleh tangan-tangan jahat menjadi bagian penting dalam film ini. No spoiler, film ini akan berfokus sosok jahat yang mengendalikan beberapa Anggota Dewan Rakyat serta masyarakat yang mementingkan diri sendiri menjadi bagian dari kritik pedas yang disajikan.

Banyak dialog yang menggambarkan “Negeri” dalam cerita Gundala yang selalu dilanda masalah. Sindiran untuk orang-orang yang mementingkan dirinya sendiri, dari berbagai kalangan, menjadi masalah besar yang menjadi inti cerita. Ketakutan-ketakutan yang ada di dalam film seakan merepresentasikan apa yang dialami oleh generasi muda saat ini.

Link Download Gundala (2019):
720p: Google Drive | Racaty | Zippyshare | Mirror
480p: Google Drive | Racaty | Zippyshare | Mirror
360p: Google Drive | Zippyshare